Jum'at, 24 Juli 2026
[HOAX: MISLEADING CONTENT]
Beredar unggahan di TikTok yang menarasikan bahwa nilai tukar rupiah melemah karena Indonesia menolak tawaran pinjaman dari International Monetary Fund (IMF).
CEK FAKTA : Berdasarkan unggahan akun X @Carifakta_id pada 21 Mei 2026, narasi yang menyebut nilai tukar rupiah melemah karena Indonesia menolak pinjaman IMF merupakan informasi yang tidak benar. Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa klaim tersebut disebarkan dengan judul provokatif seolah-olah terdapat hubungan langsung antara penolakan pinjaman IMF dan pelemahan nilai tukar rupiah, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.
Berdasarkan hasil penelusuran Periksa Fakta, klaim yang menyebut penolakan pinjaman IMF sebagai penyebab melemahnya nilai tukar rupiah tidak memiliki dasar. Sejumlah pakar ekonomi menjelaskan bahwa pelemahan rupiah dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ketidakpastian ekonomi global, konflik di Timur Tengah, tingginya suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), arus modal asing, serta sentimen investor terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Dengan demikian, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa penolakan pinjaman IMF menjadi penyebab anjloknya nilai tukar rupiah.
KESIMPULAN : Klaim bahwa nilai rupiah melemah karena Indonesia menolak pinjaman IMF adalah hoaks. Faktanya, pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan geopolitik, bukan akibat keputusan pemerintah menolak tawaran pinjaman dari IMF.
RUJUKAN :
Teks : Salwa Aqila Putri Wardhana @ssalwaqila